Selasa, 10 Mei 2016

Manajemen keuangan memilih menerbitkan saham atau obligasi

soal : suatu perusahaan beroperasi dengan menggunakan modal sendiri (saham biasa) Rp 800.000.00, harga per lembar saham Rp 4.000. perusahaan merncanakan menambah modal sebesar Rp 400.000.000. Saat ini perusahaan memperoleh EBIT sebesar Rp 120.000.000 tingkat pajak 40%, dengan adanya tambahan modal diharapkan EBIT naik menjadi Rp 216.000.000. Tambahan modal tersebut dapat dipenuhi dengan alternatif sumber pendanaan :
  • Menerbitkan saham biasa atau
  • Menerbitkan obligasi dengan tingkat bunga 12% per tahun.
pertanyaan : Darimanakah sebaiknya perusahaan mencari (sumber) untuk tambahan dananya.?
jawab:
Alternatif 1: + saham Rp 400.000.000 
saham biasa       200.000 @ Rp 4.000 = Rp 800.000.000 
(+) saham biasa 100.000 @ Rp 4.000 = Rp 400.000.000 +
                           300.000  lembar         Rp 1.200.000.000
EBIT                                      = Rp 216.000.000
Bunga                                     =    ------------------- +
                                                  Rp 216.000.000
Tax  40%x Rp 216.000.000  = Rp 86.400.000 -
EAT                                      = Rp 129.600.000

EPS  = Rp 129.600.000
             Rp 300.000        = Rp 432

Alternatif 2 : Obligasi Rp 400.000.000 (bunga 12%)
saham biasa      200.000 @ Rp 400.000.000 = Rp 800.000.000
(+) Obligasi            bunga 12%                     =  Rp 400.000.000   +
                                                                       = Rp 1.200.000.000
EBIT                                         = Rp 216.000.000 
Bunga  12%x Rp 400.000.000 = Rp  48.000.000 -
EBT                                           = Rp 168.000.000
Tax 40%x Rp 168.000.000      = Rp    67.200.000 -
EAT                                           = Rp 100.800.000 

EPS = Rp 100.800.000
           Rp 200.000       = Rp 504  jadi perusahaan lebih baik menerbitkan Obligasi (alternatif 2)

Rumus EPS : EAT / jumlah lembar saham
 


   

Tidak ada komentar: